Islam tidak sekadar melarang, tetapi juga mengajarkan solusi ketika
perasaan pertanda buruk muncul di hati. Setidaknya ada beberapa cara yang
diajarkan Nabi ﷺ:
Pertama, jangan membenarkannya dan
tetap lanjutkan rencana. Nabi ﷺ
mengajarkan ucapan:
أَنَا
عَبْدُ اللَّهِ، مَا شَاءَ اللَّهُ، لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، لَا يَأْتِي
بِالْحَسَنَاتِ إِلَّا اللَّهُ، وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا اللَّهُ
"Aku adalah hamba Allah. Apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi.
Tiada kekuatan kecuali dengan Allah. Tidak ada yang mendatangkan kebaikan
kecuali Allah, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Allah." [HR Abu Dawud]
Kedua, berdoa memohon perlindungan. Di antara doanya:
اللَّهُمَّ
لَا طَيْرَ إِلَّا طَيْرُكَ، وَلَا خَيْرَ إِلَّا خَيْرُكَ، وَلَا إِلَٰهَ
غَيْرُكَ
"Ya Allah, tidak ada pertanda kecuali dari-Mu, tidak ada kebaikan
kecuali kebaikan-Mu, dan tiada Tuhan selain Engkau." [HR Baihaqi]
Ketiga, bersedekah. Sedekah
diyakini dapat menghalau kenahasan. Nabi ﷺ
bersabda:
إِنَّ
لِكُلِّ يَوْمٍ حَنسًا فَادْفَعُوا حَنسَ ذَٰلِكَ الْيَوْمِ بِالصَّدَقَةِ
"Setiap hari memiliki kenahasannya tersendiri, maka halaulah kenahasan
hari itu dengan bersedekah." [HR Ibnu
Marduyah]
Keempat, menjauhi kemaksiatan. Banyak kesulitan
hidup sejatinya buah dari dosa yang kita perbuat sendiri, sebagaimana firman
Allah:
وَمَا
أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
"Apa saja musibah yang menimpamu adalah disebabkan oleh perbuatan
tanganmu sendiri." [QS Asy-Syura:
30]
Nabi ﷺ
juga mengingatkan bahwa akhlak buruk adalah bentuk kesialan itu sendiri,
sementara akhlak baik mendatangkan keberkahan (HR Ahmad). Jadi, cara Islam
menangkal kesialan bukan dengan ketakutan atau bersembunyi, melainkan dengan
berserah diri kepada Allah, memperbanyak doa, sedekah, dan amal saleh. [Aham]


0 Comments